Nembe diunggahke.
Tenggo sekedap.

Menu

Ruang Baca

HomeRuang BacaMengapa Kita Punya Problem ?
HomeRuang BacaMengapa Kita Punya Problem ?

Mengapa Kita Punya Problem ?

Print Email
(0 votes)
-->
Mengapa Kita Punya Problem ?

Tak seorangpun secara sadar memilih mengubur dirinya dengan sesuatu yang diyakininya akan menyakiti dirinya. Jadi, adanya masalah adalah karena sesuatu dimasa lalu yang diharapkan terjadi namun kejadiannya tidak sesuai harapan. Kondisi tersebut secara otomatis terekam di alam bawah sadar, berurat berakar (karena dipikirkan terus plus diberikan emosi lebih) hingga muncul dikemudian hari sebagai yang disebut problem.

Jadi carilah di alam bawah sadar, sebab/kondisi/situasi apa yang menyebabkan kesulitan.

Contoh : kesulitan finansial atau pekerjaan umumnya disebabkan karena sifat inferior, yaitu kondisi ketidakmampuan untuk berinteraksi dengan orang, ada perasaan ketidakmampuan/ketidakcukupan. Dari sini dapat dikatakan induk dari segala persoalan hanya ada satu yang mesti diselesaikan, yaitu hubungan personal.

Apa bentuknya? Dendam.

Meskipun kadang tidak mengakui/terpikirkan, namun hasil penelitian untuk orang yang belum berkembang biasanya memiliki dendam kepada lebih dari 200 orang. Terapinya adalah maafkan semuanya secara berurutan dari nama yang paling didendami, lalu diakhiri dengan semoga Tuhan memberkatimu. Segera lakukan setiap hari sampai akhirnya dada terasa lapang.

Proper Thingking
Jadi senyatanya hanya masa kini (sekarang) yang dikenal. Dan waktu (masa lalu, besok) hanyalah ilusi. Jadi satu-satunya peristiwa yang kita ketahui adalah peristiwa yang sedang dialami. Pada saat itulah pikiran kita tune in (sedang berada/terkonsentrasi/terfokus) pada peristiwanya. Jadi, meskipun tubuh sedang beristirahat dengan nyaman, namun pikiran sadar, bawah sadar tetap bekerja.

Kita sering mengacaukan pikiran kita. Dan ini adalah hal yang paling meracuni yang kita lakukan pada diri sendiri. Misal dengan masalah waktu. Senyatanya, pada tataran bawah sadar tidak mengenal waktu. Waktu hanyalah ukuran pada fisik di alam sadar. Yaitu sebuah konsep yang muncul ketika memindahkan sesuatu pada  suatu ruang. Ketika ragu coba perhatikan waktu yang terjadi pada saat menunggu (tampak berjalan lambat) dan waktu yang terjadi pada saat menyenangkan (tampak bergerak cepat).

Kesalah pahaman antara pikiran sadar yang senang mengembara dari masa lalu ke masa depan dengan pikiran sadar yang hanya tahu sekarang, menyebabkan orang tertekan.

Jadi, jika kita tidak mampu berpikiran utuh (selarasnya pikiran sadar, bawah sadar dan super sadar) pada suatu hal tertentu pada momen/waktu tertentu, hidup kita tak akan kemana-mana. Buat prinsip untuk diri sendiri bahwa apapun yang  dilakukan selalu dikerjakan dengan istimewa (terfokus) sehingga kegiatan itu mendapat perhatian penuh. Berlatihlah sampai proses ini menjadi kebiasaan. Hasilnya adalah pemikiran yang jernih, original, produktif tanpa tekanan. Karena kita telah memfokuskan pemikiran dan emosi pada satu titik. Kita tak lagi hidup dengan masa lalu dan keluar masa depan.

Apakah tidak boleh merencanakan masa depan. Tentu saja boleh jika perencanaan disertai positive idea and good feeling yang berarti kita menyemai hal baik di pikiran bawah sadar kita. Ingat pikiran bawah sadar hanya akan menindaklanjuti yang diperintahkan, tidak peduli baik atau buruk masukannya.

Jadi ketika kita belajar hidup dengan menyelaraskan antara pikiran sadar, bawah sadar dan super sadar pada tempat dan waktu yang sama, maka kita belajar mengontrol  nasib sendiri.

Apa yang harus dipelajari ?

  1. Belajar rileks, santai adalah menghentikan rasa kesusu. Semesta tak pernah kesusu. Gunakan 5 menit di awal atau akhir hari kita, lalu kontrol tubuh kita dengan cara meditasi sampai dengan tubuh merasa rileks. Itu cara kita memasuki pikiran bawah sadar kita dengan asupan yang baik. Dengan pengertian saya adalah jiwa, maka tubuh sebagai pakaiannya, jadi usahakan belajar memakai tubuh sebagaimana kita berpakaian. Jadi relaksasi setara dengan pakaian yang halus, lembut dan wangi.
  2. Konsentrasi-meditasi, konsentrasi  adalah menjadi tertarik pada subyek tertentu serta kita memberikan perhatian penuh kepadanya. Ketika konsentrasi penuh pada Tuhan itu disebut berdoa/meditasi. Apa maksud meditasi ? yaitu ketika kita ambil sebuah pikiran/ide, tentu yang positif seperti apa yang kita pikir tentangTuhan. Nah ini susahnya, karena kita terlalu mudah tinggal dalam pikiran negatif (problem). Pikirkan juga apa arti Tuhan bagi kita dan apa arti kita bagi Tuhan. Meditasi sebaiknya memeditasikan aspek Tuhan yang penting bagi kita untuk membangun kehidupan di alam sadar/bawah sadar. Beberapa aspek penting dari Tuhan yang sering digunakan dalam meditasi. Jika ingin sehat, meditasikan Tuhan adalah kehidupan, jika kekurangan meditasikan tentang kebenaran/jiwa, jika kesulitan dalam berhubungan dengan manusia meditasikan tentang cinta, jika takut dan uzur meditasikan spirit, jika butuh pencerahan dalam pengambilan keputusan meditasikan kebijaksanaan, ketika sesuatu tampak stagnan meditasikan kuasa hukum alamnya.

 

« Anda, orang yang pantas dihargai Keyakinan : Energi Maha Dahsyat »

about author

 

 

post a comment

Make sure you enter all the required information, indicated by an asterisk (*). HTML code is not allowed.