Nembe diunggahke.
Tenggo sekedap.

Menu

Ruang Baca

×

Warning

JUser: :_load: Unable to load user with ID: 1002

Memaknai Rasa Syukur dengan Ungkapan Terima Kasih

posted on February 18, 2022 oleh diposting di Blog

Jika suatu saat kita mendapati kondisi tidak seperti yang diharapkan dan biasanya diikuti dengan timbulnya perasaan negatif (bad mood) maka sering ada self talk, atau juga bisa dibilang bahwa kita belum bisa bersyukur. Perlu diketahui, kebiasaan atau kemampuan bersyukur itu sebenarnya sudah given. Sudah ada dan permanen.

read the rest

Menanti "done" , Satu Tahun Lebihnya Setengah

posted on October 14, 2020 oleh diposting di Blog

1,5 tahun sudah, saya diberkahi pengalaman memimpin Bappeda. Memang, saya pernah sebelumnya dinas di Bappeda, keluar dan kembali lagi pada awal tahun 2019. Banyak yang berubah, namun ada beberapa hal yg masih sama. Hanya menurut saya, hal yang masih sama itu, justru yang esensial. Ah…mudah-mudahan saya keliru, karena saya bukan seorang ahli.

read the rest

Perubahan Strategis Itu, Ada Dalam Diri Kita

posted on July 24, 2020 oleh diposting di Blog

Sejarah membuktikan bahwa kualitas Sumber Daya Manusia merupakan faktor determinan  ( penentu ) tinggi rendahnya peradaban suatu bangsa. Jepang, Korea Selatan, Taiwan, Singapura, China dan sederet negara maju lainnya yang kekayaan alamnya tidak melimpah seperti negara kita Indonesia, saat ini menjadi negara adidaya yang diperhitungkan di kawasan Asia bahkan Dunia.

read the rest

Terus Memberi Kapan Menerima (sebuah dialog dengan diriku)

posted on July 24, 2020 oleh diposting di Blog

Memberi terus dan kapan menerima?

Motif ini muncul karena adanya keyakinan yang membatasi yang berasal dari konsep kekurangan. Keyakinan ini muncul karena kita berfokus pada kondisi fisik yang menyatakan bahwa bila kita memberi, maka milik kita (fisik) akan berkurang jumlahnya. Contohnya uang yang ada dalam dompet dan dipakai untuk beli, secara indra fisik kita ambil uang itu dan nampak berkurang. Yang perlu  diperhatikan adalah bahwa dompet itu selalu (otomatis) terisi kembali, meskipun kita masih memiliki keyakinan yang membatasi. Itulah kerja semesta yang penuh kasih bahkan ketika kita masih punya keyakinan yang membatasi.

Jadi .... apa yang terjadi bila memiliki keyakinan yang memberdayakan? Yaitu keyakinan seperti “bila memberi kita otomatis menerima”, pastinya dompet akan diisi lebih banyak lagi. Contoh ketika kita memberikan jasa Pegawai maka kita menerima  gaji sebagai Pegawai. Ketika ada yang pertanyaan : nyatanya ada yang memberikan jasa tapi nggak dibayar. Disamping persentasenya pasti sangat kecil (bisa disebut masih berfokus pada kekurangan), kondisi ini hanya berarti ..... saatnya untuk belajar memahami yang sebenarnya terjadi.

read the rest

Memahami Aku

posted on July 24, 2020 oleh diposting di Blog

Diawali dengan potongan-potongan pengertian atau pemahaman yang nampaknya seperti puzzle. Dan akan bermanfaat lebih bila di olah lagi agar memiliki pemahaman baru yang lebih luas.
Apa yang sudah diketahui ? kurang lebih seperti ini:

read the rest

Emangnya Gue Pikirin

posted on July 24, 2020 oleh diposting di Blog

Sering kita mendengar kata-kata agar kita menggunakan daya pikir kita. Contoh : “mbok yo mikir to”. Padahal, tanpa dimintapun kita selalu mikir. Nah... dari konteks ini, sepertinya yang dimaksud adalah agar kita menggunakan kekuatan alat pikir dengan benar atau berpikiran benar. Kalau demikian, bagaimana ceritanya sampai dengan kita dapat berpikir secara benar.

read the rest

Keyakinan : Energi Maha Dahsyat

posted on July 23, 2020 oleh diposting di Blog

Kunci memahami kehidupan dalam dimensi waktu dan ruang adalah memahami bahwa semua ini (realitas kekinian) berasal dari dunia magis dalam diri kita sendiri yang kita ciptakan melalui keyakinan kita. Artinya...... ? Bila seseorang belum mendapat kehidupan idaman, hal tersebut hanya berarti bahwa telah terjadi ketidakselarasan antara harapan,  niat baik dengan keyakinan yang dimiliki.

read the rest

Mengapa Kita Punya Problem ?

posted on July 23, 2020 oleh diposting di Blog

Tak seorangpun secara sadar memilih mengubur dirinya dengan sesuatu yang diyakininya akan menyakiti dirinya. Jadi, adanya masalah adalah karena sesuatu dimasa lalu yang diharapkan terjadi namun kejadiannya tidak sesuai harapan. Kondisi tersebut secara otomatis terekam di alam bawah sadar, berurat berakar (karena dipikirkan terus plus diberikan emosi lebih) hingga muncul dikemudian hari sebagai yang disebut problem.

read the rest

Anda, orang yang pantas dihargai

posted on July 23, 2020 oleh diposting di Blog

IMPROVING SKILL FOR BETTER LIVING

(Small tips for people who getting nervous to face rapid changes in the world)


Sudah sejak dilahirkan di dunia, manusia ingin dihargai. Apalagi pemimpin. Akan tetapi bagaimanakah bisa manusia dihargai? Bahkan beberapa orang mungkin kebingungan dengan hal lainnya seperti popularitas/populer.

Untuk dihargai, anda tidak mungkin menuntutnya dari orang-orang lain agar menghargai anda, meskipun beberapa orang mencobanya. Satu-satunya cara agar orang dihargai adalah dengan menjadi orang yang layak dihargai.

Bagaimana caranya ?

read the rest